Text
Pribadi Dan Martabat Buya Prof.Dr.Hamka
Buku ini menyajikan banyak detil mengenai pengalaman Hamka dan contoh watak Hamka yang dipaparkan berdasarkan kesaksian mata Rusydi-putra kedua yang mendampingi ayahnya pada banyak peristiwa. Menarik hati adalah kemampuan Hamka mengekang perasaan dan mengendalikan diri ketika selama konferensi islam sedunia I di Mekah, wakil sekjen Syaikh safwad Sakka termakan fitnah, percaya bahwa Hamka aktif membantu pengkristenan. Ia bungkam, juga ketika gillirannya bicara dipeti-es-kan.
Segi lain yang diungkapkan Rusydi adalah kemahiran Hamka membagi waktu antara mengarang, berkhotbah, bercedramah, memberi kuliah subuh, membaca dan enerima banyak tamu yang minta nasihat. Minta nasihat tentang kesulitan keluarga dan urusan pribadi yang bermacam ragam, hingga orzng mengantay seperti di puskesmas. Tanpa mendapat bayaran, ia karena allah, melakukan tugas itu demi membantu sesama manusia. Itulah pengabdiannya kepada allah melalui kasih sayang kepada sesama umat. Disinilah sang mubaligh menjelma menjadi pahlawan dibawah beban-beban kehidupan metropolitan yang serba pelik dan majemuk.
Tidak tersedia versi lain